Kamis, 13 Oktober 2011

Pemodelan Grafik – (DPG11)

Dalam rangka mengerjakan tugas softskill saya pada mata kuliah konsep permodelan grafik. Pada kali ini saya akan mencoba menjelaskan tentang konsep permodelan grafik dari sisi jenisnya bitmap dan vektor beserta fungsinya.

Pengertian dari pemodelan atau modelling adalah membentuk suatu benda atau obyek agar terlihat seperti hidup. Dapat juga diartikan sebagai peniruan suatu obyek agar terlihat seperti aslinya. sedangkan grafik dapat didefinisikan sebagai sebuah teknologi visualisasi berbasis komputer yang mampu menghasilkan suatu tampilan.

Jadi pemodelan grafik adalah teknologi visualisasi berbasis komputer yang mampu membentuk suatu benda atau obyek agar terlihat seperti hidup.

1. Bitmap

 
Bitmap adalah representasi dari citra grafis yang terdiri dari susunan titik yang tersimpan di memori komputer. Dikembangkan oleh Microsoft dan nilai setiap titik diawali oleh satu bitdata untuk gambar hitam putih, atau lebih bagi gambar berwarna.


Kerapatan titik-titik tersebut dinamakan resolusi, yang menunjukkan seberapa tajam gambar ini ditampilkan, ditunjukkan dengan jumlah baris dan kolom, contohnya 1024x768. Untuk menampilkan citra bitmap pada monitor atau mencetaknya pada printer, komputer menterjemahkan bitmap ini menjadi pixel (pada layar) atau titik tinta (pada printer). Beberapa format file bitmap yang populer adalah BMP, PCX dan TIFF.





Contoh gambar bitmap ketika di zoom :


2. Vector

 
Didalam ilmu fisika vektor didefinisikan sebagai besaran yang mempunyai arah. Sedangkan Vektor didunia grafis merupakan gambar digital yang berbasiskan persamaan perhitungan matematis. Gambar vektor umumnya berukuran lebih kecil bila dibandingkan dengan gambar bitmap. Beberapa format gambar vektor di antaranya adalah .CDR , .PAT , .CDT , .DES , .CSL , .CMX , .AI , .WPG , .WMF , .CLK , .SVG , .EPS dll . Gambar Vektor menggabungkan titik dan garis untuk menjadi sebuah objek, sehingga gambar tidak menjadi pecah biarpun diperbesar atau diperkecil, tidak seperti gambar Bitmap.

Gambar bertipe vektor terbentuk dari garis dan kurva hasil dari perhitungan matematis dari beberapa titik, sehingga membentuk suatu objek gambar. Vektor menampilkan sebuah gambar berdasarkan perhitungan koordinat geometris gambar tersebut. Tampilan gambar vektor, walaupun bersifat relatif lebih kaku dari pada tampilan bitmap, kualitasnya tidak bergantung kepada resolusi gambar. Selain itu Data vektor sangat veleksibel dan dapat dimanipulasi dengan mudah dan akurat.

2. Kelebihan dan kekurangan grafis vektor dan bitmap

Kelebihan Grafis Vektor

  • Ruang penyimpanan untuk objek gambar lebih efisien.
  • Objek gambar vektor dapat diubah ukuran dan bentuknya tanpa menurunkan mutu tampilannya.
  • Dapat dicetak pada resolusi tertingi printer Anda.
  • Menggambar dan menyunting bentuk vektor relatif lebih mudah danmenyenangkan

Kekurangan Grafis Vektor

  • Tidak dapat menghasilkan objek gambar vektor yang prima ketika melakukan konversi objek gambar tersebut dari format bitmap

Kelebihan Grafis Bitmap

  • Dapat ditambahkan efek khusus tertentu sehingga dapat membuat objek tampil sesuai keinginan.
  • Dapat menghasilkan objek gambar bitmap darionjek gambar vektor dengan cara mudah dan cepat, mutu hasilnya pun dapat ditentukan.

Kelemahan Grafis Bitmap

  • Objek gambar tersebut memiliki permasalahan ketika diubah ukurannya, khususnya ketika objek gambar diperbesar.
  • Efek yang diidapat dari objek berbasis bitmap yakni akan terlihat pecah atau berkurang detailnya saat dicetak pada resolusi yang lebih rendah.  

Jadi kesimpulan seperti di bawah ini :




sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Bitmap
             http://www.ahlidesain.com/perbedaan-vektor-dan-bitmap.html

1 komentar: